NETWORK SCURITY PADA WINDOWS
KEAMANAN JARINGAN
Keamanan Jaringan adalah proses untuk mencegah & mengidentifikasikan pengguna yang tidak sah dari komputer. Maksudnya yaitu penyusup yang bermaksud untuk mengakses setiap bagian dari sistem jaringan komputer tersebut, dan Bertujuan untuk mengantisipasi resiko jaringan komputer berupa bentuk ancaman fisik maupun logik. Maksudnya ancaman fisik adalah seorang pengganggu yang berniat untuk merusak bagian fisik komputer. Sedangkan ancaman logik adalah ancaman yang berupa pencurian data atau pembobolan terhadap akun seseorang, Berikut ini Saya Akan sedikit Berbagi Mengenai Materi Sistem Kamanan Jaringan.
1. JENIS SERANGAN KEAMANAN
A. Email
Sebagai bentuk komunikasi formal
bisnis yang penting, ancaman-ancaman kejahatan berbasis email perlu
diminimalisir, seperti:
- Spamming : Secara umum spam
berisikan konten konten tentang promosi berbagai produk barang dan jasa.
Biasanya yang banyak kita kenal sebagai spam adalah inbound spam, atau
spam yang masuk ke mailbox kita. Kalau kita lihat flownya, spam itu dibagi
menjadi inbound spam dan outbound spam.
- Scamming : mail Scam biasanya
berisikan sebuah pesan yang sangat meyakinkan. Scamming ini mirip dengan
sms yang berisikan informasi pemenang undian, “mama minta pulsa”, dan
sejenisnya. Informasi tersebut merupakan bentuk scamming yang dikirimkan
melalui pesan SMS.
- Phishing : Phishing jika
diucapkan mirip dengan kata fishing, atau kegiatan memancing. Faktor
penentu dalam keberhasilan memancing adalah umpan yang tepat sasaran.
Umpan yang benar-benar menarik, umpan yang benar-benar mirip dengan
makanan alami sasaran. Dalam phising email, umpan berupa informasi palsu
yang seolah-olah mirip dengan kenyataan. Biasanya dikirimkan seolah-olah
dari pihak berwenang seperti Administrator Sistem, Pejabat Bank
dlsb.
- Malware propagation : Dunia
komunikasi email dan internet kadang terasa penuh dengan bahaya malware,
virus. Sistem email perusahaan Anda kemungkinan telah memiliki software
anti-spam dan anti-virus untuk melindungi email kantor Anda dari email
bervirus.
- Spoofing : Banyak dari kita
telah menerapkan dasar pengamanan email, lantas mengapa perlu tetap waspada?
Hacking akun email sangat umum sehingga hampir setiap hari Anda bisa
mendapatkan email dari seseorang yang Anda kenal yang akunnya telah
diretas. Jadi, sekalipun Anda mengenali alamat emailnya, jangan langsung
percaya pada isi email. Lakukanlah cek dan ricek dengan orang
bersangkutan.
B. Mobile Banking/Dompet
Digital
- DDoS (Distributed Denial of
Services)
Serangan DDoS semakin meningkat ke
institusi keuangan. Jaringan dibanjiri oleh data sebesar 1.5 Tbps dapat membawa
layanan online perbankan terhenti. Serangan ini selain berdampak pada uptime,
juga memiliki kemungkinan lain yakni serangan lainnya ke sistem transaksi
layanan perbankan. Generasi serangan dengan DDoS dengan Botnets yang memakai
“Zombie Computer” juga menyerang sistem peer-to-peer selain client server.
Botnet selanjutnya dapat menempatkan malware untuk aksi selanjutnya.
- Serangan Phishing
Merupakan ancaman serius bagi
layanan perbankan digital. Phishing dilakukan tidak hanya melalui online,
bahkan juga melalui SMS untuk SMS Banking. Serangan Phishing dapat mencuri data
login nasabah dan melakukan aktivitas seperti layaknya apa yang dapat dilakukan
oleh nasabah.
- Malware / Ransomware
Tipe serangan ini biasanya akan
mengunci data base dan sistem, kemudian meminta uang tebusan. Serangan ini
dapat di kategorikan sebagai pembajakan, namun dengan pemulihan bencana yang
selalu aktif-reaktif maka serangan seperti ini tidak perlu di gubris. Serangan
malware ini sempat melumpuhkan ratusan CCTV pada suatu kota di Amerika Serikat
baru-baru ini. Apalagi pada aplikasi fintech, dimana fintech termasuk pada
lingkungan BYOD (Bring Your Own Device) maka perlu keamanan yang tepat untuk
menangkal serangan tersebut sebelum banyak nasabah yang tidak bisa mengakses
akun mereka.
C. Sosial Media
- Phishing
Phishing menjadi jenis serangan
paling umum dalam social engineering. Hacker akan menggunakan email yang berisi
pesan palsu dan link berbahaya untuk memancing korban agar memberikan informasi
penting. Agar korban percaya, hacker akan menulis pesan semirip mungkin dengan
perusahaan resmi. Pesan juga akan ditulis dengan bahasa yang mampu menimbulkan
rasa urgensi sehingga korban akan membuka link berbahaya dan memberikan data
sensitif seperti user id, password, atau data penting lainnya. Jika Anda
menemukan email yang mencurigakan sebaiknya hindari untuk membuka attachment
atau link di dalamnya karena hacker juga bisa mengirim malware melalui email
tersebut.
- Whalling attack
Whalling attack merupakan jenis
serangan phishing yang mengincar korban dengan jabatan yang lebih tinggi atau
memiliki peran penting di perusahaan. Teknik ini mengadopsi teknik yang sama
dengan email phishing, yang membedakan adalah target yang diserang. Email
dibuat menyerupai email bisnis penting yang dikirim oleh otoritas resmi. Untuk melakukan
metode ini, hacker membutuhkan lebih banyak penelitian dan perencanaan daripada
metode phishing biasa. Mereka harus mencari banyak informasi terkait profil
perusahaan atau target, agar email lebih mudah dipercaya oleh user yang akan
diserang.
- Pretexting
Dalam metode pretexting, hacker akan
membuat skenario palsu untuk mencuri data pribadi korban. Serangan ini bisa
dilakukan melalui telpon atau email. Hacker akan berpura-pura menjadi petugas
bank, petugas lembaga negara, rekan kerja, atau bahkan staff IT perusahaan yang
sedang membutuhkan info dari korban untuk tugas urgent. Keberhasilan pretexting
ini tergantung dari kemampuan hacker dalam membangun kepercayaan dengan
korban.
- Baiting
Metode social engineering
selanjutnya adalah baiting. Metode ini memanfaatkan rasa ingin tahu dari
korban. Hacker dapat membujuk korban agar membuka tautan berbahaya dengan
iming-iming yang menawarkan pengguna unduhan musik atau film gratis. Mereka
juga bisa membuat iklan software gratis yang mengarahkan korban ke situs jahat
dan mendorong korban untuk mengunduh aplikasi yang sudah terinfeksi
malware.
D. Website
- Malware
Malware atau malicious software
dapat dideskripsikan sebagai perangkat lunak berbahaya yang dibuat dengan
tujuan merusak perangkat, mencuri data, dan pada umumnya dapat menimbulkan
kekacauan. Virus, trojan, spyware, dan ransomware adalah beberapa jenis malware
yang cukup berbahaya.
Hacker biasanya akan menyebarkan
malware melalui link berbahaya. Mereka dapat mengirim link ini menggunakan
email, atau menyamar sebagai program berlisensi seperti game, file mp3, atau
yang lain. Ketika malware sudah terinstal dan menginfeksi website, maka hacker
dapat mengambil alih sistem Anda. Mereka dapat mengubah tampilan website,
memuat iklan berbahaya (malvertising), melihat informasi sensitif, dan masih
banyak lagi.
- SQL Injection
SQL Injection merupakan teknik
hacking yang dilakukan oleh hacker untuk mendapatkan akses pada sistem database
berbasis SQL. Ketika melakukan serangan ini, hacker akan memanfaatkan kerentanan
pada website atau aplikasi. Mereka akan memasukkan perintah-perintah SQL
(Structured Query Language) ke dalam database mesin server sehingga mereka
dapat mengakses suatu sistem tanpa harus mengetahui username dan password
sistem tersebut. Serangan siber ini pada umumnya dapat terjadi karena kurangnya
penanganan karakter-karakter seperti tanda petik satu atau karakter double
minus yang dapat disisipi hacker dengan perintah SQL berbahaya.
- Cross site scripting
(XSS)
Serangan siber ini memanfaatkan kerentanan
XSS untuk melakukan berbagai tindakan merugikan. Serangan ini biasanya
dilakukan dengan cara injeksi kode pada sisi klien menggunakan sarana halaman
website atau pun web aplikasi.
Hacker akan memanfaatkan forum,
kolom komentar, atau message boards yang terdapat pada website untuk memposting
link yang berisi skrip berbahaya. Skrip tersebut kemudian akan menyerang ketika
korban mengklik link berbahaya yang sudah dibuat. Serangan ini dapat digunakan
mencuri session cookies korban. Dengan cookies tersebut, hacker dapat menyamar
sebagai korban dan mengetahui data-data sensitif milik korban.
E. Marketplace
- Dos (Denial of Service attacks)
dan DDos (Distributed Dos) Denial of Service attacks
adalah jenis serangan terhadap
sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan
resource yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak
dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung
mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang
diserang tersebut. Dalam sebuah serangan Denial of Service, si penyerang akan
mencoba untuk mencegah akses seorang pengguna terhadap sistem atau jaringan
dengan menggunakan beberapa cara, seperti dengan traffic flooding atau request
flooding. Sedangkan Distributed Dos adalah salah satu jenis serangan Denial of
Service yang menggunakan banyak host penyerang (baik itu menggunakan komputer
yang didedikasikan untuk melakukan penyerangan atau komputer yang
"dipaksa" menjadi zombie) untuk menyerang satu buah host target dalam
sebuah jaringan. Distributed Dos merupakan jenis serangan yang sering digunakan
pada situs yang popular, seperti Yahoo!, Amazon, dan eBay.
- Social Engineering
Serangan yang paling mudah dan
paling menguntungkan adalah dengan menggunakan teknik social engineering.
Attacker pemerolehan informasi rahasia/sensitif dengan cara menipu pemilik
informasi tersebut. Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau
Internet. Skenario yang biasanya sering dipakai adalah attacker menelpon
pembeli dan berpura-pura menjadi perwakilan dari website tempat dia membeli
barang dan mengumpulkan beberapa informasi penting. Kemudian attacker menelpon
customer service dari website tersebut dan berpura-pura menjadi pembeli dan
memberi tahukan personal information yang sebelumnya telah dia dapatkan dari
pembeli. Lalu attacker meminta customer service untuk mereset ulang password
yang ada. Sebagai contoh, seorang berpura-pura sebagai agen tiket yang
menelepon salah satu pegawai perusahaan untuk konfirmasi bahwa tiket liburannya
telah dipesan dan siap dikirim. Pemesanan dilakukan dengan nama serta posisi
target di perusahaan itu, dan perlu mencocokkan data dengan target. Tentu saja
target tidak merasa memesan tiket, dan penyerang tetap perlu mencocokkan nama,
serta nomor pegawainya. Informasi ini bisa digunakan sebagai informasi awal
untuk masuk ke sistem di perusahaan tersebut dengan account target.
Bentuk lainnya adalah phising
schemes, apabila terjadi kesalahan pengetikan, maka pembeli akan memasuki situs
yang tidak sah dan memberikan informasi rahasia yang dia miliki. Penyerang juga
dapat berpura-pura mengirimkan email palsu yang terlihat datang dari situs yang
sah kemudian mengumpulkan informasi yang ada.
- Malicious Code
Suatu program, baik macro maupun
script yang dapat dieksekusi dan dibuat dengan tujuan untuk merusak sistem
computer. Bentuknya dapat berupa virus, worm, ataupun trojan. Apabila website
e-commerce sudah disisipi malicious code ini maka kemungkinan besar computer
pengunjung pun akan terinfeksi juga. Melalui malicious code ini lah pembajakan
ID/password dapat terjadi.
F. Perangkat Pribadi
(PC/Laptop/HP)
- Malicious Software (Malware)
Malicious software adalah istilah
untuk perangkat lunak yang terinstal pada komputer Anda yang biasanya tidak
diketahui dan perangkat lunak ini melakukan tugas-tugas yang tidak diinginkan,
dan untuk kepentingan pihak ketiga atau intruder. Program malware bisa dari
yang paling sederhana (iklan pop-up) sampai program yang dapat menyebabkan invasi
komputer yang serius dan kerusakan (misalnya, mencuri password dan data atau
menginfeksi komputer lain pada jaringan). Selain itu, ada beberapa program
malware yang dirancang untuk mengirimkan informasi tentang kebiasaan browsing
web dari korban yang gunanya untuk mengirimkan iklan atau kepentingan pihak
ketiga lainnya tanpa Anda menyadarinya.
Malware adalah istilah yang luas
yang mengacu pada berbagai program jahat. Beberapa jenis malware yang paling
umum adalah; adware, bots, bug, rootkit, spyware, trojan horse, virus, dan
worm.
- Adware
Adware adalah software yang dapat
menampilkan iklan yang tidak diinginkan. Ini bisa juga merupakan perangkat
lunak atau software yang dapat di download secara gratis yang didalam nya
memang ada iklan yang dapat muncul secara pop-up atau muncul pada toolbar di
komputer atau browser. Sebagian besar adware sangat menggangu, tapi relative
aman. Tetapi beberapa adware dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi
pribadi Anda, melacak situs yang Anda kunjungi dan atau bahkan merekam
keystrokes Anda. Kebanyakan Adware terdapat pada software yang disebarkan
secara gratis, adware adware tersebut akan muncul setelah kita menginstall
software yang di download secara gratis. Selain itu sebagian adware juga bisa
terinstal pada saat kita menginstall browser atau sistem operasi. Atau juga
bisa terinstall melalui lubang keamanan dari browser atau system operasi.
Komputer, laptop atau perangkat kita
yang lainnya mungkin terinfeksi oleh adware jika. Tanda yang paling mudah
terlihat adalah ketika kita mulai melihat iklan bermunculan di aplikasi yang
mana kita tidak melihat iklan iklan itu sebelumnya. Bahkan adware juga dapat
muncul di perangkat komputer kita ketika kita sedang tidak browsing Internet.
Kita dapat menggunakan scanner adware (yang termasuk dalam semua removal tools
adware) untuk memeriksa apakah perangkat kita terinfeksi oleh adware atau
tidak.
Pada umumnya untuk mencegah agar
perangkat kita tidak terinfeksi adware, maka kita dapat melakukan hal hal
berikut:
Pilih dan install antivirus yang
dapat mendeteksi adware dan meng-unistall adware tersebut.
Pastikan bahwa browser, sistem
operasi, dan perangkat lunak sudah di-update dengan patch keamanan yang
terbaru.
Mengaktifkan firewall saat
menggunakan internet.
- Bot
Sebuah “bot” adalah jenis malware
yang memungkinkan penyerang untuk mengambil kontrol atas komputer yang menjadi
korban. Juga dikenal sebagai “Web robot”, bot biasanya bagian dari jaringan
mesin yang terinfeksi, yang dikenal sebagai “botnet”, yang biasanya terdiri
dari computer korban yang membentang di seluruh dunia.
Bot adalah salah satu jenis yang
paling canggih dan populer dari cybercrime hari ini. Bot memungkinkan hacker
untuk mengambil kendali dari banyak komputer pada satu waktu, dan mengubahnya
menjadi komputer “zombie”, yang beroperasi sebagai bagian dari “botnet” yang
kuat untuk menyebarkan virus, menghasilkan spam, dan melakukan jenis-jenis
kejahatan online dan penipuan.
Untuk melindungi computer terhadap
bot yang berbahaya, maka dapat dilakukan hal hal sebagai berikut:
Menginstal perangkat lunak keamanan
Mengkonfigurasi pengaturan perangkat
lunak (software dan operating system) untuk dapat update secara otomatis.
Meningkatkan pengaturan keamanan
pada browser.
Membatasi hak-hak pengguna pada
komputer ketika online.
Jangan pernah mengklik lampiran
kecuali jika kita dapat memverifikasi sumber.
Pastikan bahwa sistem kita sudah di
patch dengan Microsoft Windows Update yang terbaru.
Mengatur pengaturan keamanan
computer (antivirus) kita untuk update secara otomatis, untuk memastikan kita
selalu memiliki patch sistem terbaru
- Rootkit
Rootkit adalah program komputer yang
dirancang untuk memberikan akses ke komputer yang sedang aktif dengan secara
diam diam atau tanpa diketahui administrator atau menyembunyikan kehadirannya.
Rootkit adalah tool atau aplikasi yang memungkinkan seorang administrator
mengakses komputer atau jaringan yang menjadi tanggung jawabnya dengan tujuan
untuk mempermudah pekerjaan mereka. Tetapi, sekarang rootkit umumnya dapat
digunakan oleh attacker atau orang jahat menjadi sebuah malware – seperti
Trojan, worm, virus. Rootkit memungkinkan seseorang yang tidak berhak untuk
mengontrol komputer tanpa diketahui oleh pemilik computer.
Rootkit ini menjadi sangat berbahaya
karena tidak ada produk komersial (antivirus ataupun software security) yang
ada yang 100% dapat menemukan dan menghapus semua rootkit yang dikenal dan
tidak dikenal. Metode deteksi yang sering digunakan untuk mendetek rootkit
biasanya metode berbasis perilaku (misalnya, mencari perilaku aneh pada sistem
komputer), tanda tangan pemindaian dan analisis dump memori.
Seringkali, satu-satunya pilihan
untuk menghapus rootkit adalah untuk benar-benar menghapus atau uninstall
software atau yang paling pasti adalah dengan format kembali hard disk dan membangun
kembali operating sistem.
Kebanyakan rootkit dapat masuk ke
sistem komputer dengan membonceng free software yang berguna. Kita dapat
menjaga sistem computer dari rootkit dengan memastikan bahwa kita sudah
mengupdate atau mendownload path dari kerentanan/vulnerability yang sudah
diketahui. Ini termasuk patch dari OS, aplikasi dan up-to-date definisi virus.
Kemudian juga, jangan pernah menerima dan membuka file atau berkas dari
lampiran pada email dari sumber yang tidak diketahui. Hati-hati saat menginstal
perangkat lunak dan hati-hati membaca perjanjian lisensi dan term and
condition.
- Spyware
Spyware adalah istilah umum yang
digunakan untuk menjelaskan perangkat lunak yang melakukan perilaku tertentu,
umumnya tanpa diketahui oleh anda atau korban terlebih dahulu. Tujuan spyware
adalah untuk:
Mendapatkan informasi dengan tujuan
iklan
Mengumpulkan informasi pribadi
Mengubah konfigurasi komputer Anda
Spyware sering dikaitkan dengan
perangkat lunak yang menampilkan iklan (disebut adware) atau perangkat lunak
yang melacak informasi pribadi atau sensitif. Spyware dapat mengubah halaman
web atau penelusuran halaman web browser, atau menambahkan komponen tambahan ke
browser yang kita tidak perlu atau inginkan. Biasanya, spyware diinstal ketika
pengguna menginstal software gratis yang mereka inginkan. Untuk itu kita harus
membaca syarat dan ketentuan sebelum menginstal free software di computer serta
membaca ulasan tentang perangkat lunak sebelum menginstal di komputer kita.
- Trojan Horse
Sebuah Trojan horse atau Trojan
adalah jenis malware yang sering menyamar sebagai perangkat lunak yang sah.
Trojan dapat digunakan oleh cyber attacker dan hacker untuk mendapatkan akses
ke sistem pengguna. Pengguna biasanya ditipu oleh beberapa bentuk social
engineering untuk download dan menginstall Trojan pada sistem mereka. Setelah
Trojan diaktifkan, hacker dapat memata-matai Anda, mencuri data sensitif Anda,
dan mendapatkan akses backdoor ke sistem anda. Sebuah Trojan kemungkinan besar
akan digunakan untuk memata-matai dan mencuri informasi pribadi dan sensitif
(spionase industri). Berikut adalah data yang sering dicuri oleh attacker:
informasi kartu kredit (sering
digunakan untuk pendaftaran domain atau belanja)
data pribadi (password email,
password dial-up, layanan Web password, dll)
dokumen rahasia
alamat email (misalnya, rincian
kontak pelanggan)
desain rahasia atau gambar pribadi
informasi kalender tentang
keberadaan pengguna
menggunakan komputer untuk tujuan
ilegal, seperti untuk hack, scan, ddos atau menyusup komputer lain pada
jaringan atau Internet.
2. PERBEDAAN IDENTIFICATION, AUTHENTICATION DAN AUTHORIZATION
- IDENTIFICATION
Proses dimana subjek mengaku sebuah
identitas dan ada pertanggungjawaban. Contoh simple-nya adalah ketika ada
seseorang bertamu, lalu mengaku bernama Dony. Artinya Dony menyebutkan nama
sebagai identitasnya. Memberikan identitas adalah proses awal dari AAA services
ini, memberikan identitas bisa jg berarti input username pada sistem,
meng-gesek smartcard, menggunakan fingerscan, dll.
- AUTHENTICATION
Proses verifikasi atau menguji
apakah identitas yang diberikan adalah benar. Jika ada orang bertamu bernama
Dony, maka proses Verification akan menguji apakah orang tersebut benar-benar
bernama Dony atau Dony yang kita kenal. Contoh implementasi pada sistem IT
adalah dengan penerapan password pada halaman login.
- AUTHORIZATION
Proses Authorization memastikan
aktifitas request atau akses terhadap suatu objek sesuang dengan kewenangannya
atau privilege. Jadi suatu akses yang berhasil masuk harus sesuai dengan
pengaturan privilege yang berlaku. Jika sebelumnya Dony sudah dapat
diverifikasi bahwa Dony tersebut memang asli dan Dony yang kita kenal,
selanjutnya Dony dapat masuk ke rumah namun karena Dony hanya seorang tamu
sehingga Dony hanya bisa mengunjungi ruang tamu saja dirumah tersebut. Pada
sistem biasanya terdapat Access Control Matrix yang mengatur privilege suatu
user.
3. MANAGEMENT RESIKO TERKAIT KEAMANAN
Manajemen risiko keamanan merupakan proses identifikasi
ancaman, kerentanan, dan dampaknya bagi perusahaan serta identifikasi
penanggulangan yang sesuai untuk mengurangi risiko sampai ke batas yang dapat
diterima. Dalam membuat sebuah Metodologi manajemen risiko keamanan ada delapan poin yang perlu di perhatikan yaitu:
1. Mengidentifikasi
setiap aktivitas yang berada di dalam sistem manajemen keamanan atau Security
Management System.
Management System.
2. Mengidentifikasi
pengendalian keamanan dan tindakan penanggulangan saat ini.
3. Mengidentifikasi
skenario ancaman keamanan.
4. Menentukan
dampak potensial jika skenario ancaman keamanan benar-benar terjadi.
5. Menentukan
kemungkinan kejadian hal tersebut, yang ditentukan oleh pengendalian keamanan
dan
tindakan penanggulangan saat ini.
tindakan penanggulangan saat ini.
6. Menilai
apakah pengendalian keamanan dan tindakan penanggulangan sudah mencukupi.
7. Jika
pengendalian keamanan dan tindakan penanggulangan yang ada belum mencukupi,
kembangkan dan
implementasikan pengendalian keamanan, dan penanggulangan tambahan (membuat rencana keamanan
atau security plan).
implementasikan pengendalian keamanan, dan penanggulangan tambahan (membuat rencana keamanan
atau security plan).
8. Ulangi
prosesnya.
Menjalankan metodologi ini secara regular maupun ketika
terjadi perubahan signifikan pada lingkungan
operasi memungkinkan perusahaan untuk secara proaktif menilai risiko dan memperbaiki program
keamanan secara terus-menerus.
operasi memungkinkan perusahaan untuk secara proaktif menilai risiko dan memperbaiki program
keamanan secara terus-menerus.
S trategi Mitigasi Risiko Keamanan
- Meningkatkan Keamanan Rantai Pasok
Menyiapkan protokol keamanan untuk pergerakan kargo,
meninjau geografi area yang dilewati, keamanan sistem informasi
(cyber-security), dan pemenuhan regulasi-regulasi keamanan.
- Manajemen Kualitas Pemasok
Melakukan penilaian dan pemilihan pemasok, membuat
perjanjian tertulis untuk quality activites serta pengawasan, dan peninjauan
pemasok secara berkala.
- Manajemen Jasa Logistik dan Transportasi
Melakukan seleksi dan penilaian penyedia jasa, peninjauan
pengamanan fisik seperti physical barriers, gerbang, kendali akses, sistem
alarm, loading docks serta penilaian, dan pengendalian personel baik itu
karyawan maupun pengunjung.
- Membuat Program Keamanan Spesifik
Program pencegahan pencurian kargo, program anti teroris,
program pencegahan penyelundupan, dan program anti pembajakan. Selain implementasi secara berkelanjutan, langkah-langkah
berikut perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan terus-menerus sesuai
perkembangan keadaan. Ancaman dan risiko keamanan merupakan isu global di dalam
rantai pasok. Kedua hal berikut bisa masuk dari berbagai jalur baik internal
maupun eksternal, untuk itu diperlukan ketelitian dalam penyaringan personil
maupun pihak yang terlibat. Aspek infrastrukstur pendukung dalam fungsi
pengawasan juga perlu menjadi perhatian. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama
lintas sektoral yang penuh komitmen untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang
aman dan kondusif.
4. CONTOH ENKRIPSI DI ANNDROID DALAM DATA/AKUN
Secara garis besar enkripsi di Android adalah menyimpan data
dalam bentuk yang hanya dapat dibaca jika kunci ponsel atau tablet kita dibuka.
Membuka kunci perangkat yang dienkripsi akan mendekripsi data. Enkripsi dapat
memberi perlindungan tambahan jika perangkat dicuri.
Maksud dari “kunci ponsel atau tablet” disini bukanlah
seperti saat kamu berada di lockscreen. Memang metode tersebut mirip seperti
lockscreen, hanya saja penggunaannya berbeda, jika biasanya kamu membuka ponsel
kamu saat berada di lockscreen menggunakan PIN, sandi atau pola, maka enkripsi
pada Android akan memberi perlindungan ekstra karena akan membuat ponsel kamu
memerlukan PIN, sandi atau pola saat mengaktifkannya.
Enkripsi penting karena dapat memproteksi data secara aman
dari pihak lain yang tidak kamu inginkan. Enkripsi data telah menjadi topik
yang ngetren di kalangan komunitas keamanan. Dikarenakan perangkat mobile kini
menyimpan informasi yang semakin berharga dibanding sebelumnya, enkripsi
menjadi penting untuk memastikan keamanan informasi
Contohnya Seperti Saat Saaya Membuka File atau Data Atau Aplikasi di smartphone android saya Ketika saya ingin membuka pengelola file, Atau Aplikasi saya harus masukkan sidik jari/pola Atau Kata Sandi yang sudah saya buat untuk mengkonfirmasi dan membukanya.

Komentar
Posting Komentar